Sistem Kerja dan Fungsi Airbag Pada Kendaraan

Pada umumnya pengguna mobil pasti mengira jika seatbelt saja sudah cukup untuk menjaga keselamatan mereka saat terjadi benturan keras atau tabrakan. Oleh sebab itu, tidak heran bila sebagian pemilik kendaraan menganggap spesifikasi mobil airbag di gadang-gadangkan sebagai fitur keselamatan yang lebih efektif. Pada kenyataannya, airbag adalah salah satu fitur keselamatan berkendara yang sangat membantu  dalam mencegah penumpang ketika terjadi kecelakaan terutama untuk menahan efek benturan.

Sistem Kerja dan Fungsi Utama

Sistem kerja airbag itu sangat sederhana yaitu ketika terjadi tabrakan keras terdeteksi, maka sensor mobil akan langsung mengirimkan sinyal supaya sistem airbag langsung mengembang. Airbag akan mengembang untuk melindungi daerah vital seperti bagian :kepala, leher, dan dada. Tanpa airbag sebagai bantalan, bisa dipastikan tubuh yang hanya ditahan oleh seatbelt berpotensi mengakibatkan cedera serius pada bagian leher dan dada.

Penempatan airbag itu sendiri tergantung pada setiap jenis dan tipe mobilnya, ada yang hanya terpasang di bagian depan (pengemudi dan asisten) dan ada juga yang terpasang sampai ke bagian penumpang (front, side, dan curtain airbag).

Beberapa hal-hal yang membingungkan terkait airbag sehingga menimbulkan beberapa pertanyaan berikut ini:

“Apakah airbag yang mengembang akan menghalangi pernafasan seseorang?”

Tidak. Airbag dirancang sedemikian rupa serta diuji untuk memastikan keamanannya saat digunakan. Perlu Anda ketahui, material yang digunakan untuk membuat bantalan airbag adalah nilon tipis dengan lubang-lubang kecil. Dari lubang inilah, gas yang menyebabkan airbag mengembang akan keluar sehingga airbag akan mengempis secara perlahan.

“Ada lubang pada bagian airbag. Bila gas Nitrogen keluar dari lubang tersebut apakah akan berbahaya?”

Anda tidak perlu khawatir, airbag mengembang karena adanya gas Nitrogen yang ditiupkan ke kantong udara dari kain nilon tipis. Udara yang kita hirup 78% mengandung gas Nitrogen. Jadi, gas ini aman jika terhirup

Jenis airbag baru telah muncul sejak tahun 1998, seperti side impact airbag dan dual depth system. Inflator yang menggunakan gas nitrogen atau argon terkompresi telah mengganti natrium azida yang sebelumnya dianggap beracun

“Terdapat asap saat airbag mengembang. Apakah ini sesuatu yang normal?”

Bila anda melihat awan asap memenuhi mobil anda,  usahakan untuk tidak panik dulu. Awan asap itu sebenarnya adalah tepung jagung atau bedak talkum yang digunakan untuk mencegah airbag lengket ketika masih dalam kondisi terlipat di dalam box penyimpanannya. Sangat berbahaya bila airbag lengket ketika ada kecelakaan, yang mana airbag itu tidak akan bekerja secara optimal.

Kami rasa sudah cukup paham anda mengenai penjelasan di atas, jika anda ingin membeli sebuah mobil, maka kami dapat merekomendasikan untuk membeli kendaraan yang dilengkapi dengan airbag . Sebab selama dalam perjalanan selalu ada hal-hal yang tidak terduga yang bisa saja terjadi tanpa anda prediksi, jadi pastikan anda selalu merasa aman dan nyaman saat berkendara dengan memilih mobil yang dilengkapi airbag.

Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.