Ingin Aman Saat Berkendara? Ikuti Aturan 3 Detik Berikut ini

Baik Sopir berpengalaman maupun sopir baru terkadang masih bingung dan bertanya-tanya seberapa jauh jarak iring berkendara antara mobil yang dikemudikannya dengan mobil yang lainnya di depannya. Dalam konteks ini seorang pengemudi harus selalu siap menghadapi mobil di depan mereka untuk berhenti, melambat, atau menemui hal-hal di jalan yang tidak dapat di duga.

Karena kondisi jalan dan kecepatan jelas memainkan faktor tersebut, tidak ada jawaban yang sempurna. Dalam kondisi berkendara normal, alat umum yang digunakan untuk menentukan jarak aman adalah dengan mengikuti aturan 3 detik berkendara (3 Second Rule).

Bagaimana aturan 3 detik itu bisa berlaku

Aturan 3 detik adalah cara paling mudah untuk memastikan posisi bahwa Anda telah mengemudi dengan jarak yang aman. Salah satu cara paling mudah ialah dengan menentukan titik tetap yang ada bahkan dengan mobil di depan Anda. Contohnya : tanda jalan, pohon atau bangunan untuk menentukan titik tersebut. Jika Anda mencapai titik tetap yang sama sebelum Anda dapat menghitung sampai tiga detik, maka Anda mengemudi terlalu dekat dengan mobil di depan Anda dan untuk itu usahakan Anda perlu mundur sedikit.

Aturan 3-detik memungkinkan jarak yang aman bila jalan kering dan lurus, Jika kondisi jalan basah, dingin, melengkung, atau jarak pandang terbatas, maka Anda perlu meningkatkan jarak iring lebih dari 3 detik. Bila jalannya licin, Anda perlu memiliki lebih banyak ruang untuk berhenti dan Anda juga perlu mempersiapkan diri jika kendaraan di depan Anda tergelincir atau tiba-tiba berhenti secara mendadak

Silahkan putar video di bawah ini untuk lebih jelasnya:

Courtesy of Youtube

Pada akhirnya, setiap pengemudi harus menyadari lingkungan di sekitar mereka dan menciptakan cukup ruang gerak jika ada yang tidak beres. Saat di jalan dengan banyak sisi jalan, Anda perlu mengantisipasi pengemudi di depan Anda berbelok secara mendadak. Saat Anda mendekati persimpangan, selalu bersiaplah untuk mobil di depan Anda untuk melakukan pemberhentian secepat mungkin jika lampu lalu lintas menjadi kuning. Saat berkendara di tikungan yang tajam, tinggalkan cukup ruang untuk kendaraan di depan Anda untuk mematahkan sedikit dalam menangani belokan.

Jangan khawatir kendaraan lain yang mengikuti anda dari belakang

Jangan biarkan pengemudi lain yang mengira Anda meninggalkan celah di depan anda. Ini adalah langkah keselamatan untuk menyelamatkan nyawa anda dalam keadaan tak terduka.  jika mereka memaksa masuk dan memotong anda dan berada dekat dengan kendaraan anda, maka anda harus kembali ke aturan 3 detik berkendara untuk menjaga jarak aman.

Bagaimana di lalu lintas yang cukup padat?

Bahkan di lalu lintas padat sekalipun Anda harus memastikan ruang antara Anda dan kendaraan di depan Anda, kecuali untuk posisi jalan dalam keadaan macet, mungkin aturan 3 detik itu bisa di maklumi.

Jika berkendara di lalu lintas, Anda tidak akan pernah tahu apakah kendaraan itu akan rusak dan Anda memerlukan ruang untuk bermanuver. Jika Anda terbentur atau ditabrak dari belakang, ruang ekstra di depan anda itu bisa menyelamatkan Anda agar tidak menghantam kendaraan di depan anda. Bayangkan berapa banyak kecelakaan efek domino yang bisa dihindari jika orang berkendara dengan jarak yang aman sesuai aturan diatas.

Semoga tips keselamatan berkendara ini bermanfaat untuk anda.

Loading...

2 Comments on “Ingin Aman Saat Berkendara? Ikuti Aturan 3 Detik Berikut ini”

Tinggalkan Balasan