Teknik Pengenalan Dasar Pada Crane atau Alat Angkat

Crane adalah salah satu jenis alat berat (heavy equipment) yang digunakan khusus sebagai alat angkat, cara kerja crane yaitu dengan mengangkat beban/material dan memindahkan maupun mengayun ke sisi kiri dan kanan serta meletakan pada tempat yang akan dituju.

Crane atau pesawat angkat tidak diijinkan dibebani melebihi kapasitas dalam pengoperasian normal. Sebagian crane atau pesawat angkat ditenggara pernah menerima beban lebih saat kembali dari service dengan kunci terbuka dan tanda pada tombol utama. 

Tambahan, kelebihan beban pada crane bisa didapat pada saat di-Inspeksi, perbaikan, test beban, dan persetujuan untuk digunakan sebelum service kembali.

Critical lifts” didefinisikan sebagai pengangkatan yang tidak biasa atau mendekati batas alat angkat, jaminan ketrampilan operator dan lingkungan.

Pengangkatan yang kritis termasuk, juga tidak terbatas akibat karakteristik :

  • Engineered Lift
  • Heavy Lift ( >80% of crane capacity )
  • Kecepatan angin yang tinggi
  • Biaya pengangkatan yang tinggi
  • Risiko kebakaran dan peledakan
  • Pengangkatan beban yang mudah pecah / rusak

Crane mempunyai perangkat keselamatan kerja yang selalu berfungsi selama operasi, antara lain :

  • Load indicators & radius gauges
  • Anti two blocks
  • Boom limits up and down

Lihat gambar dibawah ini untuk mengetahui tentang bagian/komponen pada crane :

Tanggung jawab Operator

Tanggung jawab crane operator adalah melakukan pemeriksaan harian lengkap tidak terbatas pada : Kondisi crane, Tali Kawat Baja, Indikator Beban, Indikator Radius, Anti two blocks, Boom limits, Perawatan harian crane, dokumentasi dan Laporan.

Maintenance

Tidak ada perbaikan menggunakan pengelasan pada Komponen Kritis seperti Boom dan Perlengkapan Meja Putar tanpa prosedur perbaikan dan rekomendasi dari pabrik pembuat crane atau sumber lain yang qualified (licensed 2C crane manufacturer atau licensed engineer experienced di dalam mendesain crane).

Crane safety Lifting Principles

Stabilitas dari crane dapat pula efektif mendukung pada kondisi crane istirahat.

Daftar beban crane adalah  keadaan umum pada pengoperasian dalam kondisi ideal.

Pemukaan landasan datar.

Permukaan tidak datar atau landasan lembek / lunak harus dihindari.

Pada landasan lunak mempengaruhi stabilitas,

Tatakan/alas  atau  balok/ganjal harus digunakan untuk membagikan beban crane dan mempertahankan kondisi kerataan.

Crane safety Outriggers

Pada umumnya mobil crane dilengkapi dengan Outriggers memperluas area landasan pendukung.

Outriggers efektif bila digunakan / distel dengan benar. Outriggers harus digunakan pada semua pekerjaan pengangkatan dan Outriggers harus sepenuhnya dikeluarkan.

Contoh untuk crane setting

Outrigger

Contoh untuk quadran pengangkatan

Pengoperasian crane & Tindakan pencegahan

Operator bertanggung jawab pada operasi pengangkatan dibawah pengontrolan langsung darinya, dan berhak menghentikan operasi crane bila ragu-ragu terhadap keselamatan pengangkatan.

Kerja aman crane di area bertegangan Listrik

Banyak pekerja terbunuh setiap tahun ketika Crane menyentuh overhead power lines.

Pekerja mengikuti  pedoman ANSI untuk pengoperasian crane dekat kabel listrik (ANSI Standard B30.5-1994, 5-3.4.5). Pedoman ini menganjurkan penempatan tanda peringatan dalam kabin operator dan dibagian luar crane peringatan bahwa kematian akibat listrik terjadi akibat tidak memperhatikan jarak minimum, sama atau lebih syarat OSHA meliputi:

Ingat listrik tidak kelihatan dan mematikan, bila ragu-ragu tanyakan pada supervisor dan bila menggunakan tabel Power line voltage selalu ingat bila kondisi hujan, diperlukan menambah jarak ke power line.

Radius Kerja adalah jarak yang diukur secara horizontal dari titik pusat meja putar kegaris vertikal yang melalui titik pusat hook serta ketahui dan kuasailah daftar beban crane yang dioperasikan.

Selengkapnya dapat anda baca disini

Penggantian Tali

Bila menggulung tali kawat dari gulungan kayu kedalam Winch drum, hindari lekukan / gulungan berlawanan untuk mencegah kerusakan pintalan pada tali.

Jangan lakukan seperti gambar .1 – Tali keluar dari atas masuk dari bawah, atau sebaliknya.

Gambar 1. Praktek yang salah

Lakukan seperti gambar.2 – Selalu gulung tali dari atas ke atas atau dari bawah ke bawah

Gambar 2. Praktek yang benar

Wire rope

Bila menggulung tali kedalam drum selalu beri tegangan pada tali.

Gulungan atas

1. Kiri ke kanan

Gunakan tali pintalan kanan

2. Kanan ke kiri

Gunakan tali pintalan kiri

Gulungan kebawah

1. Kanan ke kiri

Gunakan tali pintalan kanan

2. Kiri ke kanan

Gunakan tali pintalan kiri

Cara menentukan jenis tali

Contoh Load Chart

Kalkulasi Beban

Standar aba-aba tangan

Loading...

One Comment on “Teknik Pengenalan Dasar Pada Crane atau Alat Angkat”

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.