Tanggung Jawab Perusahaan Terhadap Pekerja Dalam Aspek Keselamatan Kerja

Berdasarkan peraturan serta Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja, bahwa setiap badan usaha/pengusaha memiliki tanggung jawab untuk menyediakan tempat kerja yang aman, sehat serta layak.

Tentunya tanggung jawab perusahaan dan badan usaha lainnya di negara kita ini dapat menjalankannya secara sungguh-sungguh dan sesuai dengan peraturan serta perundangan yang berlaku.

Berikut beberapa ringkasan singkat tentang tanggung jawab perusahaan kepada pekerja/karyawannya :

  • Berikan tempat kerja yang bebas dari bahaya yang diakui secara serius dan mematuhi standar, prosedur dan peraturan yang dikeluarkan berdasarkan Undang-undang K3 dan ketenagakerjaan.
  • Periksa kondisi tempat kerja untuk memastikan apakah telah sesuai dengan standar serta persyaratan yang berlaku.
  • Pastikan karyawan memiliki dan menggunakan alat pelindung diri serta peralatan yang aman dan memberikan arahan dalam penggunaan serta merawat peralatan dengan benar.
  • Gunakan kode warna, poster, label atau tanda untuk memperingatkan karyawan tentang potensi-potensi bahaya yang ada disekitar tempat mereka bekerja.
  • Menetapkan atau memperbarui prosedur operasi dan dikomunikasikan sehingga karyawan mematuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja.
  • Pemberi kerja harus memberikan pelatihan keselamatan dalam bahasa dan kosa kata yang mudah untuk mereka pahami.
  • Perusahaan dengan menggunakan bahan kimia berbahaya di tempat kerja harus mengembangkan dan menerapkan program komunikasi bahaya tertulis dan melatih karyawan mengenai bahaya yang mereka hadapi serta tindakan pencegahan yang tepat (memberi salinan lembar data keselamatan bahan berbahaya). Lihat halaman Hazard Communication .
  • Berikan pemeriksaan kesehatan dan pelatihan bila diperlukan sesuai aturan yang berlaku.
  • Pasang di lokasi yang menonjol di tempat kerja anda, poster atau selebaran informasi untuk memberitahukan karyawan tentang hak, tanggung jawab mereka maupun kepedulian terhadap keselamatan kerja.
  • Laporkan kepada pemerintah (Departemen tenaga kerja) terdekat semua kasus kematian terkait pekerjaan sekurang-kurangnya 8 jam, dan semua kejadian seperti : rawat inap atau jalan, amputasi, cidera serius yang terkait dengan kecelakaan kerja di laporkan dalam kurun waktu 24 jam.
  • Simpan catatan luka dan penyakit yang berhubungan dengan aktivitas pekerjaan sebagai tindak lanjut perubahan kedepannya.
  • Berikan mereka hak cuti dalam masa penyembuhan penyakit yang terkait dengan pekerjaan.
  • Berikan mereka jaminan akses kesehatan dan tes medis secara rutin untuk memastikan agar mereka aman dan tidak terpapar penyakit akibat kerja.
  • Tidak membeda-bedakan karyawan yang menjalankan haknya berdasarkan Undang-undang.
  • Jangan libatkan orang-orang yang memiliki keterbatasan fisik dalam pekerjaan berisiko tinggi.

Semoga ringkasan diatas bermanfaat dan dapat dipahami secara positif.

Loading...

2 Comments on “Tanggung Jawab Perusahaan Terhadap Pekerja Dalam Aspek Keselamatan Kerja”

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.