Penjelasan Singkat Tentang Standard Operating Procedure

Tahukah anda bahwa Standard Operating Procedure dapat di defenisikan sebagai suatu tata cara untuk mengoperasikan ALAT atau melakukan suatu PEKERJAAN dengan cara yang benar dan selamat, Latar belakang terciptanya Standard Operating Procedure tidak lain karena sering mengakibatkan terjadinya kecelakaan di tempat kerja, kerusakan peralatan dan atau kerugian lainnya yang diakibatkan oleh kesalahan selama pengoperasian.

Tujuan utama dari Standard Operating Procedure itu sendiri adalah ?

Untuk menghindari kerugian ( manusia, harta, waktu, dsb ) terhadap orang baik yang mengoperasikan atau di sekitarnya, lingkungan serta mengamankan peralatan tersebut dan Standard Operating Procedure diperlukan jika semua pekerjaan atau peralatan yang berpotensi terhadap kecelakaan dan kerusakan yang tinggi, maka wajib untuk membuat dan melaksanakannya.

Seperti contoh jika anda membeli sebuah produk katakanlah sebuah alat potong (Chain Shaw), maka pabrik atau pembuat peralatan  bertanggung jawab dalam membuat Standard Operating Procedure atau manual book dalam pengoperasian alat tersebut dan orang yang ahli di bidang pekerjaan tersebut juga bertanggung jawab dalam pembuatan Standard Operating Procedure.

Pemilik fasilitas atau operator yang biasa mengoperasikan / melakukan pekerjaan tersebut haruslah mengikuti dan turut mengembangkan syarat terbentuknya Standard Operating Procedure serta melibatkan beberapa Team ( Pemilik Fasilitas dan orang yang ahli termasuk HSE ).

Biasanya dalam pembuatan dan penyusunan Standard Operating Procedure harus melalui langkah-langkah seperti contoh dibawah ini :

  • Minta masukan dari para ahli
  • Susun langkah-langkah pekerjaan :
  1. Sebutkan langkah-langkah yang dilakukan sebelum memulai pekerjaan atau mengoperasikan peralatan.
  2. Sebutkan langkah-langkah melakukan atau mengoperasikan peralatan.
  3. Sebutkan langkah-langkah menyelesaikan pekerjaan.
  • Sebutkan siapa yang bisa mengoperasikan ( PIC ) atau melakukan suatu pekerjaan.
  • Sebutkan peralatan tambahan yang diperlukan.
  • Waktu pembuatan Standard Operating Procedure ( pembuatan baru atau revisi ).
  • Disetujui oleh Team Leader
  • Komunikasikan dengan team atau orang yang bersangkutan.
  • Review minimal 1×2 tahun atau sewaktu ada perubahan pekerjaan / peralatan ditempat anda bekerja.

Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat bagi anda dan silahkan klik pada tulisan yang di cetak jika anda ingin mengetahui langkah-langkah dalam pembuatan Standard Operating Procedure yang benar 

Loading...

Tinggalkan Balasan