Cara Mengontrol Arus Lalu Lintas di Tempat Umum Pada Proyek Konstruksi Jalan

Cara Mengontrol Arus Lalu Lintas di Tempat Umum Pada Proyek Konstruksi JalanRambu Peringatan | Jika saja anda ditugaskan untuk mengarahkan lalu lintas umum pada proyek konstruksi jalan, maka selama melakukan pekerjaan itu, anda tidak bisa melakukan pekerjaan lain atau memiliki tugas tambahan, sebab mengarahkan arus lalu lintas adalah pekerjaan yang tetap.

Prioritas utama anda adalah melindungi seluruh pekerja dan pengemudi dari kecelakaan atau cedera, maka anda akan melakukannya dengan mengatur arus lalu lintas secara serius.

Anda harus mengatur lalu lintas saat pekerjaan mengharuskannya. Jika tidak, Anda akan membuat arus lalu lintas tetap bergerak dengan kecepatan normal atau setidak-tidaknya mengurangi dampak untuk menghindari kemacetan dari pengaruh kegiatan selama konstruksi.

Dengan bantuan anda, maka pekerjaan akan berjalan dengan aman dan efisien. Ingatlah bahwa lalu lintas umum memiliki prioritas di atas peralatan konstruksi.

Kami akan memberikan instruksi secara tertulis. Tapi sebelum membahas lebih lanjut maka ketahuilah poin-poin utama dibawah ini:

Selain helm dan sepatu keselamatan yang sudah anda kenakan, Anda memerlukan beberapa peralatan lainnya, antara lain:

  1. Rompi keselamatan yang memenuhi persyaratan peraturan konstruksi
  2. Perlindungan mata (Glasses) – untuk melindungi mata anda dari debu disekitar anda bekerja
  3. Tanda STOP / SLOW yang memenuhi persyaratan atau peraturan konstruksi.

Lihat petunjuk atau cara menggunakan tanda/rambu-rambu, seperti gambar dibawah ini :

ccSaat Anda menunjukkan sisi STOP mendekati lalu lintas, tahanlah tangan bebas seperti ini.

[Gambar Ilustrasi – STOP]

 

cccSaat Anda menunjukkan sisi SLOW, gerak lalu lintas tetap bergerak perlahan.

[Gambar Ilustrasi – SLOW]

Pegang tanda tersebut dengan tegas untuk mengingatkan lalu lintas yang lewat.

Beri semaksimal mungkin bagi pengendara motor akan peringatan atau aba-aba, serta jangan tiba-tiba mendadak anda memberikan tanda STOP saat pengemudi terlalu dekat.

Saat anda menunjukkan tanda STOP, jelaskan di mana anda ingin lalu lintas berhenti. Saat kendaraan pertama berhenti, dan aman untuk melakukannya, masuk ke tengah jalan sehingga kendaraan kedua bisa melihat anda.

Saat anda menunjukkan tanda SLOW, jangan sampai macet atau mengakibatkan pemberhentian total. Saat pengemudi melambat, gunakan tangan bebas untuk memberi isyarat agar bergerak perlahan.

Jika Anda bekerja di sepanjang jalan dua jalur dengan lalu lintas yang bergerak ke dua arah, Anda harus mengkoordinasikan sinyal anda dengan pengontrol lalu lintas di sisi lain.

Bila dua jalur dikurangi menjadi satu, pastikan anda menghentikan lalu lintas dalam satu arah sebelum membiarkan lalu lintas keluar dari arah lain.

Ingat – petugas pengendali lalu lintas tidak boleh digunakan untuk mengarahkan lalu lintas jika lebih dari satu jalur lalu lintas aktif dilewati dalam satu arah atau jika batas kecepatan yang diposkan lebih besar dari 90 km / jam.

Poin yang paling penting adalah sederhana: Lihat petunjuk dibawah ini :

  • Jangan terganggu dengan berbicara dengan siapa pun.
  • Selalu hadapi lalu lintas yang lewat.
  • Tetap waspada untuk bekerja di sekitar anda
  • Berdiri di mana anda dapat melihat dan dilihat dengan mendekati lalu lintas setidaknya 150 meter (500 kaki).
  • Berdiri sendiri. Jangan biarkan kelompok berkumpul di sekitar anda.
  • Berdirilah di pos anda dan ingat duduk sangat berbahaya karena anda tidak dapat sepenuhnya melihat atau dilihat oleh pengemudi.
  • Selalu memiliki rute pelarian yang siap jika pengemudi tidak melihat anda atau mengabaikan sinyal anda.

Lepaskan atau tutup tanda kontrol lalu lintas saat berhenti atau saat kontrol lalu lintas ditangguhkan. Pengemudi bisa bingung dengan tanda-tanda yang masih ada saat tidak ada pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan