Membentuk dan Menentukan Tim Investigasi Insiden Di Tempat Kerja

Membentuk dan Menentukan Tim Investigasi Insiden Di Tempat KerjaRambu Peringatan | Ketika insiden terjadi ditempat kerja contohnya kecelakaan, maka hal paling utama yang harus kita lakukan adalah mengamankan lokasi atau tempat kejadian perkara.

Keselamatan hidup, kesehatan dan lingkungan lebih penting dari penyelidikan insiden, namun Jangan memulai penyelidikan kejadian perkara sampai tim medis telah memberikan pertolongan kepada siapa saja yang telah terluka atau dimana situasi abnormal telah terkendali dan area telah dinyatakan aman.

Lantas bagaimana sebaiknya menentukan tim investigasi dan siapa saja yang akan dilibatkan dalam pembentukan tim tersebut?

Tidak ada ukuran yang “tepat” untuk menentukan tim investigasi insiden. Jumlah orang di tim harus bervariasi sesuai dengan kompleksitas kejadian dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menentukan dan mencari akar penyebab kejadian. Setiap anggota tim harus memberi nilai tambah pada proses penyidikan.

Misalnya, untuk kejadian sederhana dimana fasilitator memiliki pengetahuan pribadi tentang lingkungan kerja atau fasilitator dan orang yang terlibat dalam insiden tersebut mungkin di rasa cukup.

Disisi lain, insiden yang lebih kompleks yang melibatkan konsekuensi serius mungkin harus melibatkan setengah lusin orang dari berbagai bidang keahlian. Tentukanlah jumlah orang di dalam tim tersebut agar sesuai dengan keadaan dan setiap anggota tim harus memberi nilai tambah pada proses penyidikan dalam mempermudah mencari akar permasalahan.

Memilih anggota tim investigasi

Terlepas dari ukuran insiden tersebut, tim harus memiliki bidang yang tepat dari berbagai keterampilan dan pengetahuan untuk sampai ke akar penyebab insiden itu. Peran yang tercantum di bawah ini mungkin saja berguna untuk anda pertimbangkan, tapi ingat bahwa satu orang mungkin dapat mengisi lebih dari satu posisi, sebagai contoh:

  • Seorang fasilitator terlatih.
  • Karyawan atau kontraktor yang terlibat dalam insiden. Penting untuk melibatkan orang-orang yang terlibat langsung dengan insiden di tim. Mereka merasa kurang terancam dan lebih jujur ​​saat disertakan dalam prosesnya. Setelah mereka di ikutsertakan dalam tim investigasi tentunya dapat meningkatkan kredibilitas penyelidikan.
  • Pengawas yang terlibat langsung dalam insiden
  • Seorang insinyur desain atau proses, jika insiden tersebut melibatkan masalah teknis.
  • Spesialis atau Subject Matter Experts jika sesuai. Spesialis dapat dimasukkan sebagai anggota tim reguler atau dibawa hanya untuk berkonsultasi tim jika masalah yang dimaksud sederhana Ini bisa meliputi:
  • Spesialis keselamatan / lingkungan
  • Spesialis keandalan
  • Spesialis material
  • Inspektur peralatan
  • Mekanika perawatan
  • Pakar peralatan berputar
  • Perwakilan vendor
  • Spesialis perlindungan kebakaran
  • Spesialis tanggap darurat

Anggota manajemen mungkin ikut andil dalam mengambil bagian penyelidikan insiden karena mereka memiliki perhatian yang nyata untuk mendapatkan akar permasalahan dan memperbaiki operasi untuk ke depannya, Namun perlu diingat bahwa kehadiran mereka bisa saja melumpuhkan arus informasi atau bebas untuk berpendapat, meski itu bukan maksud mereka, sebaiknya hindari memiliki tingkat manajemen yang lebih tinggi (di atas supervisor lini pertama) dalam melibatkan sebuah tim investigasi.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan