Kapan Seharusnya Investigasi Kecelakaan dilakukan ?

Kapan Seharusnya Investigasi Kecelakaan dilakukan ?Rambu Peringatan | Jika terjadi suatu peristiwa yang tidak diinginkan (Kecelakaan) baik itu ditempat umum maupun di tempat kerja, maka hal terpenting yang harus dilakukan adalah sesegera mungkin untuk dilakukan investigasi setelah peristiwa tersebut terjadi.

Kenapa demikian, berikut alasannya?

  • Informasi yang didapat lebih berarti dan akurat
  • Fakta-fakta lebih jelas (pasti) dan tempat kejadian masih belum banyak perubahan
  • Kondisi detail lebih mudah untuk diingat dan didokumentasikan
  • Persekongkolan yang tidak disengaja dapat dihindari
  • Kondisi dan fakta di lapangan yang diperoleh tidak begitu jauh dengan peristiwa yang sebenarnya

Kenapa harus dilakukan Investigasi dan apa tujuannya?

  • Untuk mengidentifikasi penyebab utama kejadian
  • Untuk mencegah kerugian
  • Untuk memenuhi kewajiban-kewajiban moral
  • Untuk memenuhi kewajiban hukum yang berlaku, antara lain :
  1. Hukum Adat
  2. Hukum Pidana
  • Mengurangi biaya
  • Implementasi perubahan

Yang pastinya poin diatas ini bertujuan untuk mencegah agar peristiwa yang sama tidak terulang kembali di waktu yang akan datang, selain itu di dalam sebuah peristiwa dapat dipisahkan menjadi 3 tipe peristiwa, diantaranya adalah:

Tipe 1 – Peristiwa Kecil

  • Kecelakaan kecil (FAC’s dll)
  • Kerusakan kecil pada alat/peralatan

Tipe 2 – Peristiwa Serius

  • Kecelakaan kendaraan bermotor, Lost Time Injury dan Meninggal dunia
  • Nyaris celaka dan lain-lain

Tipe 3 – Peristiwa Jangka Panjang

  • Bahan kimia yang menyebabkan penyakit baik untuk lingkungan umum maupun ditempat kerja
  • Kebisingan yang menghilangkan pendengaran

Apa saja faktor pendukung terjadinya peristiwa tersebut, antara lain adalah sebagai berikut :

  • Tindakan tidak aman:

Suatu tindakan atau perilaku yang diperlihatkan oleh seseorang dengan mengabaikan prosedur atau membahayakan nyawanya (Biasanya pekerja yang terluka).

  • Kondisi tidak aman:

Suatu kondisi lingkungan atau sebelum bahaya terjadi yang mungkin menyebabkan kecelakaan, tidak terikat pada orang-orang yang melibatkan.

  • Biasanya merupakan kombinasi dari kedua faktor diatas yakni Tindakan tidak aman dan Kondisi tidak aman

“Pengalaman menyatakan bahwa mayoritas tindakan tidak aman – Hampir 90% atau lebih – masuk pada kategori kesalahan.” Reason, 1997.

Semoga informasi singkat diatas bermanfaat bagi anda.

Baca juga artikel terkait dibawah ini:

Tinggalkan Balasan