Petunjuk Dalam Menerapkan Worksite Inspection

Petunjuk Dalam Menerapkan Worksite InspectionRambu Peringatan | Pastikan tempat kerja anda bebas dari suatu bahaya melalui program REGULAR WORK SITE INSPECTIONS, Saat ini kita akan fokus bagaimana cara melakukan inspeksi di tempat kerja.

Dibawah ini terdapat beberapa poin penting berdasarkan jenis dan skop pekerjaan yang patut anda ketahui dalam penerapan worksite inspection.

Worksite Inspections seperti apa yang harus kita lakukan?

  • Menyediakan suatu sistem untuk mengenali dan memperbaiki hazard dengan segera
  • Menunjukkan komitmen kepada pekerja
  • Melibatkan pekerja dalam program Keselamatan Kerja
  • Membantu kepatuhan sesuai dengan site standards

Selanjutnya langkah terpenting saat melakukan worksite inspection ialah membuat Petunjuk Hazard Inspection, diantaranya:

  • Perbaiki hazards dan unsafe action dengan segera
  • Dokumentasikan semua inspeksi
  • Follow up / Close the loop
  • Berikan umpan balik / feedback kepada pekerja
  • Melihat pada :
  1. Dimana pekerjaan sedang dilakukan, diantaranya seperti:
  • Housekeeping
  • Benda bergerak / Moving objects
  • Surfaces and edges
  • Floors, walls, ceilings
  • Alat pemadam kebakaran
  • Ventilasi, penerangan, dan suhu / heating
  • Means of escape
  • Penyimpanan
  • Peralatan Listrik
  1. Bagaimana proses pekerjaan dilakukan, seperti:
  • Pelindung Mesin / Machine guarding
  • Ketentuan atas PPE
  • Hand tools
  • Metoda pemakaian / penggunaan
  • Poor layout (Space & positioning)
  • Perawatan regular dan efisien
  • Mesin dan peralatan
  • Zat Berbahaya / Dangerous substances
  1. Orang yang melakukan pekerjaan tersebut harus:
  • Mengerti dan paham akan pengetahuan aturan safety
  • Ketaatan atas aturan safety
  • Pakaian personil (rambut panjang; pakaian longgar; cincin; )
  • Kemampuan untuk bekerja
  • Sikap untuk pekerjaan
  • General conduct
  • Penggunaan PPE

Kategori Bahaya dapat di bagi menjadi 4 elemen, diantaranya adalah:

1

  • Biophysical: Kualitas lingkungan pekerjaan secara umum
  • Mechanical: Pengoperasian Mesin
  • Electrical: Electrical circuits dan komponen
  • Chemical : Penyimpanan, Transfer, produksi atau pemakaian bahan kimia

 

  1. Bahaya Biophysical / Biophysical Hazards

2

  • General Housekeeping
  • Bahaya suara / Noise Hazards
  • Penerangan yang cukup / Adequate Lighting
  • Special hazards (radiasi, ionizing, laser, temperature yang extreme
  • Harus termasuk inspeksi housekeeping:
  1. Gang/Aisles, stairways, walkways
  2. Permukaan tempat kerja
  3. Bak sampah dan sisa buangan
  4. Peralatan
  5. Tangga
  6. Pemadam Kebakaran / Fire Extinguishers Inspect/Periksa gang/aisles, stairways dan walkways
  7. Periksa permukaan lantai atas keretakan dan lubang
  8. Periksa tangga atas kerusakan
  9. Lantai harus bersih, kering dan bebas dari bahaya jatuh ,seperti kabel dan.
  10. Walkways harus diberi tanda
  • Permukaan tempat
  • bekerja seperti bangku dan meja harus bebas dari sampah,puing atau material lainnya
  • Persediaan untuk pekerjaan harus disimpan dengan benar
  • Peralatan harus bersih dan terawat
  • Alat pemadam kebakaran harus diinspeksi secara berkala
  • Perhatikan kebersihan tempat bekerja setiap kali anda melaluinya
  • Perhatikan suara / noise untuk menentukan PPE yang tepat
  • Periksa kondisi PPE
  • Periksa rating PPE

Pasang tanda noise warning bilamana perlu

6

  • Pencahayaan harus cukup kuat untuk melakukan pekerjaan
  • Cukup kuat untuk mengurangi keletihan penglihatan
  • Diukur dalam foo Candles

pencahayaan

  • Rintangan Thermal dalam kondisi baik (tidak bocor)
  • Air minum tersedia – dehydrasi dapat menyebabkan kecelakaan yang serius.

Special hazard untuk diperhatikan:

  1. Radiasi Ionizing (nuclear)
  2. Radiasi Non ionizing (radio frequency)
  3. Laser
  4. Temperature yang Extreme

 

  1. Mechanical Hazards

3

  • Point of operation
  • Power transmission points
  • Nip points
  • Sheer points
  • Lokasi lainnya yang terdapat benda bergerak
  • Area tempat pekerjaan sedang dilakukan
  • Accidents biasa terjadi pada point of operation
  • Mesin dilengkapi dengan safeguard untuk melindungi operator dari kontak langsung

7

Power transmission points terjadi bila energi atau pergerakan ditransfer dari sumber ke point operation. Termasuk pulleys, belts, poros/shafts, rantai dsb.

8

Nip Points bertempat dimana 2 atau lebih komponen saling berdekatan atau bisa kontak langsung yang berputar dengan arah berlawanan.

9

Shear points terjadi bila komponen yang bergerak dari suatu mesin dengan arah mundur dari objek yang diam

10

Selama mechanical inspection anda harus:

  • Mengenakan PPE yang patut
  • Periksa semua pelindung agar pada tempatnya dan digunakan dengan benar
  • Uji semua alarm dan emergency shutdowns

Selama inspeksi Mekanik:

  • Periksa saluran ventilasi dan lubang pada pelindung
  • Tanda peringatan terlihat dengan jelas
  • Periksa handrails, fences dan gates
  • Periksa materials handling equipment
  • Periksa permanent guards

Metoda Protection berbeda untuk setiap mesin. Beberapa metoda diantaranya adalah:

  • Fixed guards / barriers
  • Automatic guards
  • Interlocks
  • Presence sensing devices
  • Hand positioners
  • Fences, Guardrails and gates
  • Safeguards menjaga mesin untuk dioperasikan bilamana pelindungnya dipindahkan atau tidak pada posisinya.
  • Safeguards dapat mewajibkan orang untuk menentukan posisinya jauh dari daerah berbahaya dari mesin yang dioperasikan.

11

Fixed guards atau barriers secara permanent ditempatkan untuk mencegah kontak dengan titik bahaya.

Automatic guards adalah mesin yang yang diberi pelindung otomatis yang akan bekerja pada posisinya bilamana mesin dioperasikan untuk mencegah kontak pada titik bahaya

Interlocks adalah pelindung keselamatan pengoperasian sampai dengan pelindung yang cocok berada di tempatnya.

Termasuk diantaranya adalah floor panel, tirai lampu dan trip wires yang dirancang untuk menghentikan operasional mesin bilamana seseorang berada dalam bahaya.

Hand positioners adalah pelindung yang mengharuskan pekerja yang menggunakan dua tangan untuk mengoperasikan alat kontrol, jauh dari titik berbahaya.

12

Guardrails, gates dan fences adalah penghalang rintangan yang mengisyaratkan orang lain tidak boleh datang/berada dekat mesin.

  • Inspeksi harus menyeluruh
  • Alat pelindung tidak akan berfungsi bilamana pekerja tidak memakainya.
  • Disciplinary action bagi orang yang mengabaikan pelindung keselamatan

 

  1. Electrical Hazards

4

13

Inspek / Periksa:

  • Power distribution atau breaker panels
  • Perkabelan
  • Extension cords
  • Komponen listrik
  • Peralatan listrik
  • Grounding bonding
  • Power distribution atau breaker panels – covers harus terpasang dengan benar dan diberi label
  • Tidak ada tanda-tanda keretakan

14

Fixed wiring and conduits – Periksa dari keretakan, kelembaban dan karat

  • Electrical service components – Uji semua outlets.

Seluruhnya harus memiliki pelindung yang tidak rusak.

  • Uji semua kabel, dari keretakan, terbelah, tertekan atau terpotong.
  • Extension cords harus memiliki steker grounding.
  • Tidak ada hand spliced.
  • Tidak ada kerusakan isolasi.

Power tools – periksa kondisi logam, casing dan atau switch on/off

Periksa grounding yang benar. Harus memiliki kabel grounding atau pemutus arus.

  1. Chemical Hazards

5

Empat type bahan kimia / chemicals:

  • Corrosives – menyebabkan kerusakan permanent pada kulit, mata, tenggorokan dan organ bagian dalam tubuh

15

Bilamana bahaya bahan kimia terjadi, fokus pada identifikasi bagaimana caranya bahan kimia tersebut terpapar, terhirup atan terkena pekerja

The Hazard Diamond:

16

  • Tiap warna mewakili tingkat bahaya
  • Anda wajib mengetahui tingkat bahaya.

17

Numeric danger level (0 – 4) terdapat dalam diamond. 0 menunjukkan level bahaya netral, 4 menunjukkan tingat bahaya tertinggi

Ancaman terbesar dari bahan kimia adalah ledakan atau kebakaran. Perhatikan :

2222

  • Reactives – Kemungkinan menyalakan atau memicu ledakan bila digabungkan dengan unsur tertentu lainnya
  • Environmental Contamination – Buangan berbahaya harus disimpan dan dimusnahkan

Reactives

  • Harus disimpan jauh dari unsur yang dapat memicu reaksi
  • Diberi label yang jelas
  • Pekerja karus sudah mendapatkan pelatihan Penanganan
  • Periksa tempat penyimpanan dan pembuangan
  • Mengurangi jumlah buangan akan mengurangi resiko kerusakan lingkungan

Chemical hazard inspections:

19

  • Containers dan labels
  • PPE
  • Ventilasi
  • Storage dan transfer areas
  • Emergency Equipment / Perlengkapan emergency
  • Tiap container harus diberi label yang jelas dengan nama dan tanda bahaya yang pantas

18

  • Harus memiliki MSDS
  • Perhatikan daerah penyimpanan dan jumlahnya
  • Periksa ketersediaan dan kondisi respirators, safety glasses, shield, sarung tangan, aprons dsb
  • Periksa petunjuk tanda-tanda bahaya
  • Ventilasi dan exhaust systems harus dioperasikan dengan benar
  • Periksa pengoperasian dan kalibrasi dari peralatan monitoring udara bila perlu
  • Area harus diidentifikasi melalui tanda visual mengindikasikan kondisi bahaya dan PPE apa yang harus dipergunakan
  • PPE yang dibutuhkan untuk pemindahan material harus tersedia dan dalam kondisi yang baik
  • Eye wash bersih, diberi tanda dan ditest
  • First aid kits mudah di dapat dan tersedia
  • Tersedianya Emergency alarm systems
  • Rescue equipment (SCBA dsb) di periksa setiap bulan

Semoga bermanfaat..

Tinggalkan Balasan