Fungsi Berolahraga/Senam di Tempat Kerja

Fungsi Berolahraga/Senam di Tempat KerjaRambu Peringatan | Sebelum kita memulai suatu aktivitas pekerjaan, sebetulnya kita dianjurkan untuk menyiapkan otot kita juga, biasanya cara sederhana yang bisa kita lakukan adalah dengan meluangkan waktu sedikit untuk berolahraga atau melakukan senam pagi.

Praktek seperti ini dapat membantu mencegah terjadinya risiko cedera ringan pada bagian punggung, leher dan bahu kita.

Tujuan melakukan pemanasan dalam berolahraga/senam sebelum beraktifitas tentu saja akan membantu otot kita akan tetap hangat dan longgar. Otot hangat jauh lebih kecil kemungkinannya untuk robek daripada otot yang dingin.

Pada umumnya kegiatan ini dilakukan dan diikuti oleh seluruh pekerja di tempat kerja. Sebaiknya kegiatan ini dilakukan dengan cara bergantian, mungkin hari ini dilakukan oleh si “A” dan besok bisa dilakukan oleh si “B” dan begitu seterusnya.

PERHATIAN: Partisipasi dalam kegiatan ini hanya bersifat sukarela saja. Jika pekerja memiliki keraguan atau kekhawatiran tentang cara memberikan instruksi kepada rekan yang lainnya, maka ia tidak dianjurkan berpartisipasi atau menjadi instruktur senam.

Jika diantara peserta atau petugas instruktur mengalami rasa sakit selama latihan atau memberikan materi latihan, maka mereka harus segera berhenti.

Tahapan awal yang harus kita lakukan adalah :

5Berdiri di Tempat
Berdiri di posisi. Pompa lengan dan kaki ke arah yang berlawanan. Pastikan tumit anda menyentuh tanah. Lanjutkan 3 sampai 5 menit.

1

Lingkaran Lengan
Berdiri dengan lengan terangkat secara horisontal dan sedikit di depan bahu, telapak tangan bawah, dan buka kaki selebar bahu, lalu putar lengan dalam gerakan melingkar ke depan selama 15 detik. Bersantai dan ulangi langkah ini 3 sampai 5 kali.

Sekarang kita memasuki tahapan ke-dua dan bersiap-siaplah untuk memulai latihan peregangan.

PERHATIAN : Latihan ini harus dilakukan dengan cara yang lambat, terkontrol dan bertahan dalam peregangan yang berkelanjutan selama 20-30 detik. Hindari beberapa gerakan agar tubuh tetap seimbang (tidak goyah) dan tersentak.

Peregangan hanya pada posisi yang nyaman dan jangan sampai membuat tubuh anda menjadi sakit.

6Lutut ke dada
Dukung tubuhmu dengan aman dengan satu tangan.
Dengan tangan bebas, tarik lutut ke dada dan tahan selama 30 detik. Turunkan kaki ke tanah dan ulangi dengan kaki lainnya. Ulangi langkah ini 3 kali untuk setiap kaki.

3Peregangan pinggul
Berdiri dengan satu kaki di depan yang lain. Letakkan tangan anda tepat di atas lutut kaki depan Anda. Perlahan tekuk lutut depan anda. Jaga kaki belakang tetap rata di lantai. Tahan 20-30 detik. Ulangi dengan kaki lainnya. Ulangi 3 kali untuk setiap kaki.

2Peregangan paha
Dukung tubuhmu dengan aman dengan satu tangan.
Dengan tangan bebas, tekuk kaki anda kembali dan pegang pergelangan kaki anda. Perlahan tarik pergelangan kaki ke tubuh. Jaga keseimbangan agar posisi tubuh tetap lurus. Tahan 20 sampai 30 detik. Kemudian ulangi dengan kaki yang lain. Ulangi 3 kali untuk setiap kaki.

4Peregangan Betis
Berdiri sedikit dari dukungan padat dan bersandar di atasnya dengan tangan terulur. Tekuk satu kaki ke depan dan lepaskan kaki lainnya tepat di belakang anda. Perlahan pindahkan pinggul ke depan. Jauhkan tumit kaki belakang anda di tanah. Tahan 30 detik, rileks, dan ulangi dengan kaki lainnya. Ulangi 3 kali untuk setiap kaki.

7Peregangan hamstring
Letakkan bagian belakang tumit anda di atas pendukung pada ketinggian yang nyaman. Tekuk kaki pendukung anda sedikit. Melihat lurus ke depan, perlahan membungkuk ke depan di pinggul sampai anda merasakan peregangan yang nyaman di bagian belakang kaki anda yang terangkat. Tahan 30 detik dan ulangi dengan kaki lainnya. Ulangi 3 kali untuk setiap kaki.

Semoga praktek diatas berguna bagi anda yang biasa bekerja dengan intensitas pekerjaan yang berat, apalagi pada kegiatan konstruksi bangunan dan sejenisnya.

Tinggalkan Balasan