Dampak Listrik Pada Tubuh Manusia

Dampak Listrik Pada Tubuh ManusiaRambu Peringatan | Dampak listrik pada tubuh tergantung pada jumlah arus dan lamanya waktu tubuh terpapar. Semakin tinggi arus listrik, maka semakin sedikit manusia yang bisa bertahan dalam eksposur.

Jalur listrik melalui tubuh juga penting. Misalnya, arus yang melewati jantung atau otak lebih mengancam kehidupan daripada arus yang melewati ingatan. Diperlukan sekitar 1.000 milliamps (1 amp) arus untuk menyalakan bola lampu 120 watt.

Dibawah ini adalah tabel efek dari yang dapat anda harapkan hanya sebagian kecil dari arus tersebut kurang dari satu detik.

Tabel – Efek Listrik Pada Tubuh

Tingkat sekarang milliamperes (mA)

Kemungkinan Efek pada Tubuh Manusia

1 mA Tingkat persepsi. Sedikit sensasi kesemutan. Sakit berbahaya di bawah kondisi tertentu.
5 mA Sedikit shock dirasakan dan tidak menyakitkan, tapi mengganggu. Rata-rata individu bisa melepaskannya. Namun reaksi paksa yang tidak disengaja terhadap guncangan dalam rentang ini dapat menyebabkan luka-luka.
5mA – 9mA GFCI (Ground Fault Circuit Interrupter) beroperasi.
6mA – 16mA Nyeri shock, mulai kehilangan kontrol otot. Biasa disebut sebagai arus pembekuan atau rentang “Berjalan”.
17mA – 99mA Nyeri ekstrem, penangkapan pernafasan, kontraksi otot parah. Individu tidak bisa melepaskannya. Kematian mungkin bisa terjadi.
21mA – 99mA Pernapasan.
Di atas 50mA Defibrilasi jantung atau kegagalan.
100mA – 200mA Fibrilasi ventrikel (pemompaan jantung yang tidak rata dan tidak terkoordinasi). Kontraksi otot dan kerusakan saraf mulai terjadi. Kematian mungkin bisa terjadi.
> 2.000 mA Gangguan jantung, kerusakan organ dalam, dan luka bakar parah. Kematian mungkin bisa terjadi.

Tinggalkan Balasan